oleh

Pertandingan Dunhill FC VS Ikan Paus FC Berakhir Ricuh, Polisi Berhasil Bekuk Salah Seorang Suporter Yang Nekat Terobos Masuk Lapangan Pertandingan

-POLHUKAM-3,664 kali dibaca

Lembata, Jurnalpolri.co – Pertandingan Sepak Bola pada turnamen Wanted Cup Jilid IV tahun 2022 di Kabupaten Lembata kini menjadi kebanggaan tersendiri masyarakat Lembata dan sekitarnya khususnya pada pecinta sepakbola. Namun hal ini tidak terlepas dari sebuah dinamika pertandingan yang tentunya memiliki beraneka ragam strategi dan mental pertandingan, bahkan para suporter pun memiliki mental nonton yang beraneka ragam pula.

Tampaknya, pertandingan begitu seru yang ditampilkan oleh kedua Tim yaitu Dunhill FC Hingalamahengi berhadapan dengan Ikan Paus FC Lamakera, pertandingan kedua Tim ini mampu menghipnotis ribuan penonton tertuju pada satu pandangan ke tengah lapangan pertandingan.

Dari pantauan media Jurnal Polri dan Senada dengan beberapa sumber yang dihimpun Jurnal Polri bahwa terjadinya kericuhan tersebut bermulanya seorang pemain Ikan Paus, Rahman Abubakar terjatuh, dan menurut wasit utama adalah pelanggaran, akibat terjatuhnya Rahman Abubakar kini mendapat perhatian para suporter ikan paus bahkan tidak puas menerima karena sudah berulang ulang kali Pemain Dunhill FC melakukan pelanggaran yang sama dengan mengantongi kartu kuning dari wasit Utama sebanyak 4 Kartu kuning.

Baca Juga  Dispendik Kab. Nias Gelar Sosialisasi Dana Bos Reguler Tingkat SD dan SMP T.A 2022

Akibat dari itu, salah satu suporter Ikan Paus begitu nekat menerobos masuk ke lapangan pertandingan dan memukul salah satu pemain dari Dunhill FC dengan nomor kostum 7. Alfian asal kota Ende, sehingga tak dapat lagi dikendalikan akhirnya terjadi keributan di tengah lapangan yang tentunya berpengaruh terhadap orientasi pemain kedua tim tersebut, sehingga dari kericuhan tersebut polisi berhasil membekuk pelaku dan mengamankan di Mapolres Lembata.

Baca Juga  ACARA PISAH SAMBUT DANREM 022 / PT YANG BARU DIHADIRI LANGSUNG BUPATI SIMALUNGUN

Diketahui bahwa terjadinya kericuhan tercatat kurang lebih sekitar 35 menit pada babak kedua, akhirnya terpaksa dihentikan dengan skor nilai 2 : 0 yang di unggulkan oleh Dunhill FC Hinglamahengi.

Disela kericuhan terjadi, menurut Inspektur Pertandingan (IP) bahwa hasil pertandingan antara kedua tim dinyatakan selesai sekalipun masih tersisa beberapa menit.
Sementara kelanjutan pertandingan kedua tim Panitia belum bisa memberikan keputusan disebabkan situasi saat ini masih memanas, tentunya secara hasil pertandingan sudah dinyatakan sah yang dimenangkan oleh Dunhil FC untuk merebut juara pul pada babak pengisian.

Gucek making Ketua umum Ika Wanted CUP IV turnamen menghimbau agar semua team yang berlaga dalam turnamen ini harus saling menjaga serta menjunjung tinggi nilai sportivitas agar pertandingan berjalan aman dan dapat dinikmati oleh para pecinta sepak bola.

Baca Juga  GUBERNUR JAMBI DORONG PEMUDA TINGKATKAN SDM KEMAMPUAN DI ERA DIGITAL

Lanjut himbau, Mari kita menjaga turnamen ini dengan rasa persaudaraan melahirkan nilai sportivitas yang tinggi dan tentunya menghasilkan generasi bibit bibit unggul yang akan tampil dalam ajang sepak bola di Kabupaten Lembata.

Informasi yang dihimpun bahwa nanti selanjutnya, untuk menjamin keamanan dalam pertandingan sehingga berjalan lancar, panitia akan berkoordinasi pihak Polres Lembata untuk mengamankan setiap berlangsung pertandingan , sebab pertandingan menuju babak 16 besar semakin seruh dan dapat berpotensi pada kerawanan.

Jurnalis; Ahmad M

Komentar