oleh

Kapolres Tapteng Turun Langsung Padamkan Titik Hotspot Karhutla di Kecamatan Kolang

-TNI-POLRI-50 kali dibaca

Jurnalpolri.co | Tapteng (19/9) – Sesuai Satelit SNPP melalui Laporan Hotspot di Aplikasi Lancang Kuning yang menyampaikan adanya beberapa titik Api di Wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kecamatan Kolang pada hari Jumat (16/09/2022).

Kapolres Tapteng AKBP Jimmy Christian Samma, SIK didampingi Waka Polres Tapteng AKBP Rokhmat, SH, MH bersama anggota Polres dan Polsek Kolang, Tinjau dan Verifikasi langsung ke lokasi Titik Api Karhutla di Kecamatan Kolang, Sabtu (17/09/2022) Siang.

Kasi Humas Polres Tapteng AKP Horas Gurning menyampaikan bahwa Sesuai Laporan Aplikasi Lancang Kuning terpantau sebanyak 14 titik Hotspot Karhutla yang berada di Wilayah Kecamatan Kolang Kab. Tapteng.

Baca Juga  Rumbio FC Juara Turnamen Futsal Polres Tapteng Tahun 2022

Menindak lanjuti laporan tersebut, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Jimmy Christian Samma, SIK bergerak langsung melakukan verifikasi dan pemadaman di Lokasi Titik Hotspot.

Kegiatan diawali dengan Apel Persiapan yang dihadiri oleh Pejabat Polres Tapteng, Kadis BPBD Tapteng bersama anggota, Kapolsek Kolang, Camat Kolang beserta Kepala Desa dan Warga.

Sebanyak 100 lebih personil melakukan pemantauan dan pemadaman sesuai laporan data lancang kuning dengan menggunakan 8 unit Mesin Pompa yang disebar sesuai titik dan pemadaman secara manual menggunakan alat pemadam.

Beberapa lokasi yang terdeteksi antara yakni : 5 Hotspot Medium Desa Satahi Nauli, Kec. Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, 4 Hotspot Medium di Rw. Makmur, Kec. Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, 1 Hotspot Medium di Hurlang Muara Nauli, Kec. Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara dan 1 Hotspot Medium di Makarti Nauli, Kec. Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Baca Juga  KASAT LANTAS POLRES BANTAENG AJAK PETUGAS DISHUB DAN SOPIR PICK UP UNTUK VAKSIN

Kapolres Tapteng menyampaikan bahwa Penyebab kebakaran lahan disebabkan cuaca Kemarau dan Lokasi lahan gambut yang ditumbuhi tanaman rumput pakis yang rentan terjadinya resiko karhutla.

“Untuk pemilik lahan sudah dilaksanakan pendataan dan koordinasi serta akan dilaksanakan pendalaman lebih lanjut terkait terjadinya karhutla tersebut,” disampaikan Kapolres.

Selain itu, terpantau di lokasi bahwa beberapa hambatan yang menyebabkan sulitnya pemadaman adalah sumber air yang sangat minim/air parit serta mengingat lahan gambut, api di permukaan namun di bawah permukaan masih hidup dan mengeluarkan asap.

Baca Juga  Turun Level 2, Ops Yustisi di Ruko Nirwana Plaza Polres Tulungagung dan Satgas Covid 19 Jaring 3 Pelanggar Prokes

“Kita akan upayakan pemadaman tersebut dengan mengerahkan personil dan instansi terkait, dan kita berharap semoga cuaca di Kab. Tapteng segera turun hujan khususnya wilayah kec. kolang” Tutur Kapolres.

“Hingga saat ini Api sudah padam dan tersisa bara saja serta Polres Tapteng bersama Instansi terkait masih berupaya melakukan pemadaman dan pemantauan di lokasi karhutla,” jelas Kasi Humas Polres Tapteng AKP H. Gurning. (Risman Lase)

Komentar